Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hadits Larangan Membenci Dan Memutuskan Silaturrahmi

Hadits Larangan Membinci Dan Memutuskan Silaturrahmi
LARANGAN SALING MEMBENCI DAN MEMUTUSKAN SILATURRAHIM

Allah SWT. Berfirman,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ إِخْوَةٌ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara.” (Qs. Al Hujuraat(49) : 10)

أَذِلَّةٍ عَليَ الْمُؤْمِنِيْنَ أَعِزَّةٍ عَليَ الْكَافِرِيْنَ

“Yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir.” (Qs. Al Maidah(5) : 54)

مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ وَ الَّذِيْنَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَليَ الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ

“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.” (Qs. Al Fath(48) : 36)

1575- وَعَنْ أَنَسٍ رَضِيَ الله عَنْهُ, أَنَّ النَّبِيَّ  قال: ((لاَتَبَاغَضُوا, وَلاَ تَحَاسَدُوا, وَلاَتَدَابَرُوا, وَلاَ تَقَاطَعُوا, وَكُوْنوُا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانَا, وَلاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثٍ )), مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

1575. Dari Anas RA, “Nabi SAW. bersabda, ‘Janganlah kalian saling membenci, saling hasut, saling membelakangi, dan saling memutus tali silaturrahmi, tetapi jadilah kalian hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim tidak diperbolehkan mendiamkan (tidak mengajak bicara) saudaranya lebih dari tiga hari.” (HR. Bukhari dan Muslim)

1576- وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ, أَنَّ رَسُوْلَ اللهٍِْ  قَالَ : تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ اْلإِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيْسِ , فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لاَ يُشْرِكَ باِاللهِ شَيْئًا, إِلاَّ رَجُلاً كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيْهِ شَحْنَاءُ فَيَقُوْلُ : أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا! أَنْظِرُوا حَتَّى يَصْطَلِحَا! ), رَوَاهُ مُسْلِمُ.

1576. Dari Abu Hurairah RA, “Nabi SAW. bersabda, ‘Pintu-pintu surga itu dibuka setiap hari Senin dan Kamis. Pada hari itu diampunilah dosa setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, kecuali orang yang berselisih dengan saudaranya, kepadanya dikatakan, “Tunggulah dua orang ini sampai damai.” (HR. Muslim)