Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hadits Larangan Angkuh Dan Membanggakan Diri

Hadits Larangan Angkuh Dan Membanggakan Diri
LARANGAN ANGKUH DAN MEMBANGGAKAN DIRI

Allah SWT. Berfirman,

فَلاَ تُزَكُّوْا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَي.

“Janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.” (Qs. An Najm(53) : 32)

إِنَّمَا السَّبِيْلُ عَلَي الَّذِيْنَ يَظْلِمُوْنَ النَّاسَ , وَ يَبْغُوْنَ فيِ اْلأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ, أُوْلَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ.

“Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat dzalim kepada manusia, dn melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat adzab yang pedih.” (Qs. Asy Syuura(42) : 42)

1597- وَعَنْ عِيَاضِ بْنِ حمَارٍ رَضِيَ الله عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ : إِنَّ اللهَ تَعَالَى أَوْحَى إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّي لاَ يَبْغِيَ أَحَدٌ عَلَي أَحَدٍ، وَلاَ يَفْخَرَ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ, رَوَاهُ مُسْلِمُ.

1597. Dari Iyadh bin Himar RA., ia berkata, “Rasulullah SAW. bersabda, ‘Sungguh, Allah mewahyukan kepadaku agar kalian berendah hati, sampai seseorang tidak membanggakan diri kepada orang lain dan seseorang tidak berlaku sewenang-wenang kepada orang lain.” (HR. Muslim)

1598- وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُوْلَ اللهٍِْ  ، قَالَ: إِذَا قَالَ الرَّجُلُ: هَلَكَ النَّاسُ، فَهُوَ أَهْلَكُهُمْ, رَوَاهُ مُسْلِمُ.

1598. Dari Abu Hurairah RA: “Nabi SAW. bersabda, “Apabila ada orang yang berkata manusia telah rusak! Maka ia adalah yang paling rusak di antara manusia itu.” (HR. Muslim)