Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

HADITS KEUTAMAAN ZIKIR KEPADA ALLAH

HADITS KEUTAMAAN ZIKIR KEPADA ALLAH
ZIKIR KEPADA ALLAH

Allah SWT. berfirman,

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَواَتِ وَ الأَرْضِ وَ اخْتِلاَفِ الَّلْيلِ وَ النَّهاَرِ لأَياَتٍ لأُِوْليِ الأَلْبَابِ . الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللهَ قِيَامًا وَ قُعُوْدًا وً عًليً جُنُوْبِهِمْ

"Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi dan pergantian siang dan malam ada tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring." (Qs. Aali Imraan(3) : 190-191)

1452- وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَأَنَّ رَسُوْلَ اللهٍِْ r، يَذْكُرُ اللهَ عَلَى كُلِّ أَحْيَانِهِ, رَوَاهُ مُسْلِمُ.

1452. Dari 'Aisyah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW. Selalu berzikir kepada Allah pada setiap saat." (HR. Muslim)

1453- وَعَنْ أَبيِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ ، قَالَ: (( لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أتَى أَهْلَهُ قالَ: بِسْمِ اللهِ، اَللَّهُمَّ جَنَّبْنَا الشَّيْطَانَ، وَجَنَّبِ الشَّيْطَانَ مَارَزَقْتَنَا، فَقُضِيَ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ لَمْ يَضُرُّهُ )), مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

1453. Dari Abdullah bin Abbas RA. dari Nabi SAW., beliau bersabda, "Seandainya salah seorang di antara kalian sewaktu bersetubuh dengan isterinya membaca, Bismillaahi, Allaahumma jannibnasy syaithaana wa jannibnasy syaithaana maa razaq­ta­naa' (Dengan nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari setan, dan jauhkanlah setan dari rezki yang Kau karuniakan kepada kami). Kemudian dari persetubuhan itu ditakdirkan lahir anak­nya, maka anak itu tidak terganggu oleh setan." (HR. Bukhari dan Muslim)