Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PERUMUSAN IDE DAN GAGASAN INOVASI MADRASAH


Petunjuk:
  1. Bacalah materi tentang Pendalaman materi Calon Kepala Madrasah yang sudah peserta pelatihan unduh! Jawablah pertanyaan yang diberikan berdasar berbagai sumber referensi yang relevan!.
  2. Jawaban diunggah ke LMS (pjjtekniskemenag.net) dalam bentuk PDF.
  3. Berilah nama file jawaban LK dengan format: Nama_Judul Sub Materi. Misal: Budi_nama materi pelatihan
Buatalah ide gagasan atau inovasi Kepala Madrasah untuk mengatasi masalah yang ditemukan dari 8 Standar Pendidikan dengan ketentuan 5 W 1 H ( Masalah sesuai tugas identifikasi masalah )

A. Standar Kompetensi Lulusan

1. Masalah Kompetensi pada Aspek Koognitif dan afektif Tidak Sesuai dengan SNP
Solusi:
Perlua adanya upaya peningkatan kualitas siswa dengan mengefektifkan pembelajaran dan dibuat les tambahan bagi siswa yang nilainya dibawah standar

2. Permasalahan perilaku peserta didik yang masih ditemukan tidak mengerjakan tugas yang diberikan
Solusi:
Perlu ditingkatkan komitmen pada guru untuk kepedulian terhadap siswa yang malas dalam mengerjakan tugas dan juga perlu koordinasi dengan wali siswa 

3. Hasilkan karyasiswa yang meniru hasil karya orang lain
Solusi:
Perlu adanya bimbingan dan peningkatan kreatifitas guru SBDP dalam membimbing siswa pada pembuatan karya Inovasi

Baca juga:

B. Standar Isi

1. Permasalahan Rancangan metode pembelajaran belum sepenuhnya mendukung pembelajaran aktif (student active learning)
Solusi:
Perlu Bimtek Khusus Bagi Guru untuk merancang pembelajaran dengan model student active learning dengan mendatangkan Tutor Yang Berkompeten

2. Masalah dalam Komposisi materi pelajaran yang dimuat dalam RPP di madrasah yang dominan pada aspek pengetahuan
Solusi:
Perlu Bimtek Khusus Bagi Guru untuk merancang pembelajaran sesuai dengan standar Nasional dengan mendatangkan Tutor Yang Berkompeten

C. Standar Proses

1. Problem Kualitas Guru (Masalah Pemerataan Diklat pengembangan keprofesian Bagi Guru) sehingga timbul masalah seperti:
Solusi:
Terdapat Kesulitan bagi guru dalam menerapkan pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kreatifitas peserta didik adalah Kurangnya sarana dan prasarana di sekolah dan Kemampuan peserta didik tidak memadai

Ada beberapa masalah dalam penyusunan RPP Madrasah disusun belum sepenuhnya memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual,minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
Solusi:
Harus Adanya pemertaan kesempatan Diklat Substantif dan Diklat Teknis bagi semua guru sehingga memiliki kapasitas dan tujuan yang sama dalam melakukan inovasi dalam pendidikan

Kepala Madrasah Harus mencari Alternatif lain untuk Diklat Guru kalua tidak tertampung semuanya melalui Diklat Yang diselenggarakan oleh BDK seperti Dengan Mengefektifkan KKG di tingkat Madrasah dan Forum Diskusi Internal Madrasah
Solusi:
Dengan Menggalakkan Guru untuk Melakukan PTK untuk peningkatan kapatasitas dalam memahami peserta didik

2. Permasalahan tentang Sumber belajar yang belum sepenuhnya tersedia di Madrasah kami seperti buku teks pegangan siswa, buku referensi dan koleksi buku di perpustakaan yang belum memadai.
Solusi:
Perlu adanya perancangan anggaran Dana BOS yang mengakomodir pengadaan sumber belajar siswa seperti buku teks pegangan siswa, buku referensi dan koleksi buku di perpustakaan yang belum memadai.

3. Masalah Supervisi dan evaluasi proses pembelajaran belum sepenuhnya dilakukan secara berkala dan berkelanjutan oleh Kepala Madrasah dan Pengawas untuk peningkatan mutu pembelajaran
Solusi:
Perlu adanya rancangan supervise kepala madrasah secara berkala sehingga proses pembelajaran dapat efektif untuk peningkatan mutu pembelajaran

Problem Keuangan dan sarana seperti (Kurangnya dana dan minimnya fasilitas pendidikan yang memengaruhi merosotnya mutu Pendidikan)
Solusi:
Perlu adanya kerjasama antar kepala madrasah, dewan guru dan Komite Serta Wali siswa untuk penggalangan dana dalam dalam rangka pengembangan madrasah

Dengan mencari Dana dari Donatur yang peduli terhadap kepentingan madrasah

Mengkoordinis Alumni dari Madrasah untuk sam-sama peduli terhadap pengembangan madrasah

Membentuk Koperasi madrasah untuk pengembangan bidang wira usha madrasah

D. Standar Tendik

1. Ada beberapa permasalahan yang menyangkut dengan tenaga pendidik seperti:
Solusi:
Permasalahan Kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan yang belum mememadai sesuai dengan kualifikasi profesional

Permasalahan Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan yang seluruhnya belum memadai standar S-1

Guru Mapel di Madrasah masih kurang memenuhi standar minimal yang ditentukan. Madrasah masih membutuhkan guru mapel Olah raga, Pai dan guru kelas tetapi selama ini mapel-mapel tersebut diampu oleh guru honor

Masalah Guru Yang Belum Seluruhnya Memiliki sertifikat Pendidik
Solusi:
  • Perlu mengarahkan pendidik dan tenaga kependidikan untuk memenuhi kualifikasi profesional seperti melanjutkan kuliah bagi yang belum S-1 apabila Permasalahan Kompetensi pendidik dan tenaga kependidikanbelum memadai standar S-1
  • Perlu adanya penambahan guru maple Olah raga Dan Guru kelas memenuhi standar minimal yang ditentukan
  • Perlu memotivasi dan mengarahkan serta perlu bimbingan bagi guru untuk mengikuti Asesment PPG agar segera dipanggil untuk diklat PPG Daljab
2. Belum semuanya Guru di Madrasah mampu menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar.
Solusi:
Perlu koordinadi dengan pemangku kepentingan madrasah untuk penambahan guru BP yang mampu menangani peserta didik yang mengalami kesulitan belajar secara lebih spesifik

E. Standar Sarana Prasarana

1. Madrasah belum memenuhi standar seluruhnya terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.
Solusi:
Perlu adanya promosi madsah dan sosialisasi ke masyarakat untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk mengantarkan anaknya ke madrasah agar memenuhi standar terkait dengan jumlah peserta didik dalam rombongan belajar.

2. Berhubungan Dengan masalah bangunan Madrasah seperti:
Solusi:
  • Pemeliharaan bangunan madrasah belum dilaksanakan secara berkala sesuai dengan persyaratan standar.
  • Bangunan madrasah belum aman dan nyaman untuk semua peserta didik dan belum memberikan kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus
  • Perlu adanya Pemeliharaan bangunan madrasah secara berkala sesuai dengan persyaratan standar prosedur yang ada.
  • Bangunan madrasah harus di desain seaman dan senyaman mungkin untuk semua peserta didik
  • Bangunan Juga harus di desain untuk mengakomodir dan memberikan kemudahan kepada peserta didik yang berkebutuhan khusus
3. Madrasah belum memenuhi standar terkait dengan:
  • penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran diperpustakaan
  • Belum Adanya Sudut Baca Anak Yang memadai
  • Madrasah belum memiliki dan menggunakan alat serta sumber belajar sesuai dengan SNP.
Solusi:
  • Perlu adanya program penyediaan alat dan sumber belajar termasuk buku pelajaran diperpustakaan
  • Perlu adanya program kerjasama dengan guru kelas untuk pengadaan Sudut Baca Anak Yang memadai
  • Perlu adanya program pengadaan alat serta sumber belajar siswa sesuai dengan SNP.
4. Madrasah perlu melengkapi fasilitas kelengkapan sistem proteksi pasif dan aktif terhadap bahaya kebakaran
Solusi:
Kepala Madrasah Perlu menganggarkan fasilitas kelengkapan sistem proteksi pasif dan aktif terhadap bahaya kebakaran

F. Standar Pengelolaan

  1. Madrasah belum maksimal dalam meningkatkan kinerja pendidik dan pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
  2. Belum maksimalnya Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional
  3. Warga Madrasah belum maksimal keterlibatannya dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non-akademis.
  4. Madrasah belum melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan non-akademis.
  5. Visi dan misi madrasah belum dirumuskan secara bersama dan belum tersosialisasikan di seluruh warga Madrasah.
  6. Madrasah kami belum mengembangkan pola kemandirian dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan Madrasah.
Solusi:
  • Kepala Madrasah Harus melakukan beberapa hal berikut ini:
  • meningkatkan keefektifan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dan pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan
  • melakukan Supervisi dan evaluasi pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan standar nasional
  • Melibatkan Warga Madrasah dalam pengelolaan kegiatan akademis dan non-akademis.
  • Melibatkan anggota masyarakat khususnya pengelolaan kegiatan non-akademis.
  • Merumuskan secara bersama dan belum tersosialisasikan di seluruh warga Madrasah.
  • Mengembangkan pola kemandirian dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan Madrasah.
G. Standar Pembiayaan

Ada beberapa masalah yang terdapat dalam standar pembiayaan seperti:
  1. Perumusan RAPBM belum sepenuhnya melibatkan Komite Madrasah dan pemangku kepentingan yang relevan di Madrasah
  2. Madrasah belum memiliki kapasitas untuk mencari dana dengan inisiatifnya sendiri selain dari dana BOS yang tersedia
  3. Madrasah Mampu membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat.
  4. Madrasah belum membuat jaringan yang bagus dalam memelihara hubungan dengan alumni.
  5. Madrasah belum melakukan subsidi kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi
  6. Kepala Madrasah perlu membuat rumusan RAPBM dengan melibatkan Komite Madrasah dan pemangku kepentingan yang relevan di Madrasah
Solusi:
  • Kepala Madrasah perlu mencari dana dengan inisiatifnya sendiri selain dari dana BOS yang tersedia
  • Kepala Madrasah perlu membangun jaringan kerja dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri setempat.
  • Kepala Madrasah perlu membuat jaringan yang bagus dalam memelihara hubungan dengan alumni.
  • Kepala Madrasah perlu membuat program subsidi kepada siswa kurang mampu di bidang ekonomi baik dengan alokasi anggaran dana BOS maupun dari dana lainnya
H. Standar Penilaian
  1. Guru belum maksimal dalam menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik.
  2. Madrasah belum sepenuhnya melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.
  3. Sebagian guru di Madrasah dalam melaksanakan penilaian belum sesuai dengan rencana yang telah disusun
  4. Sebagian guru belum menerapkan teknik observasi atau pengamatan di luar kegiatan pembelajaran
Solusi:
  • Kepala Madrasah perlu membuat program Bimtek yang mampu maksimalkan guru dalam menerapkan berbagai teknik, bentuk, dan jenis penilaian untuk mengukur prestasi dan kesulitan belajar peserta didik
  • Kepala Madrasah perlu membuat program yang melibatkan orangtua peserta didik dalam meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa.
  • Kepala Madrasah perlu membuat program penilaian sesuai dengan rencana yang telah disusun
  • Kepala Madrasah perlu membuat Bimtek terhadap guru yang belum menerapkan teknik observasi atau pengamatan di luar kegiatan pembelajaran