Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Hadits Keutamaan Bulan Ramadhan

Hadits Keutamaan Bulan Ramadhan
Di antara hadits yang berhubungan dengan keutamaan dari bulan Ramadhan adalah Hadits riwayat Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim dari jalur shahabat Abu Hurairah. Sebagaimana Sabda Rasulullah:
قال رسول اللہ ﷺ: إذا دخل شهر رمضان فتحت أبواب السماء وغلقت أبواب جهم ، وسلسلت الشياطين
"Rasulullah saw berkata Apabila bulan Ramadhan telah masuk, niscaya seluruh pintu langit dibuka dan seluruh pintu jahanam dikunci, serta seluruh setan dirantai dan dibelenggukan " ( Al Bukhary 30 15; Muslim 13: 1; Al Lu'l-u wal Marjan 2: 3 ).

Artikel Terkait:

Penjelasan Hadits

Semua pintu surga dibuka apabila bulan Ramadhan telah menjelma Para ulama mempunyai tiga pendapat terhadap kata "Ramadhan." Ada yang mengatakan "Tidak boleh kita mengatakan: Ramadhan tanpa menyebut bulan. "Ada yang mengatakan: " Boleh kita mengatakan Ramadhan saja tanpa menyebut bulan kalau ada qarinah, seperti kita mengatakan saya berpuasa Ramadhan." 

Menurut pendapat Al Bukhary: "Boleh kita menyebut Ramadhan tanpa menyebut bulan, baik ada qarinah atau tidak. " Pendapat yang mengatakan bahwa Ramadhan adalah salah satu nama Allah, dhaif 

Menurut pendapat sebagian ulama, perkataan: abwabus sama'i (pintu pintu langit), sebenamya abwabul jannat pintu-pintu surga, sebagaimana yang terdapat dalam riwayat Al Bukhary dalam bab menerangkan sifat iblis. 

Ibnu Baththal berkata: " Walaupun disebut abwabus sama-i-pintu putu langit, namun yang dimaksud ialah pintu-pintu surga, mengingat kelanjutan hadits ini sendiri.

Al Qadhi lyadh berkata: "Mungkin yang dimaksud dengan yang dibuka itu benar-benar pintu surga sendiri, sebagai tanda masuknya bulan Ramadhan dan sebagai tanda untuk memuliakannya, mungkin dimaksudkan bulan diturunkannya rahmat, permaafan dan pahala 

Pengertian ini dikuatkan oleh sebuah riwayat Muslim futhat abwabur rahman dibukalah pintu-pintu rahmat.

Dan mungkin dimaksudkan dengan membuka pintu surga, ialah membuka masa membanyakkan taat, yaitu puasa, qiyamul lail dan aneka rupa kebajikan yang lain, yang merupakan jalan masuk surga Apabila bulan Ramadhan masuk, dikuncilah segala pintu neraka, atau diarahkanlah seluruh tujuan kita para hamba kepada taat dan dipalingkanlah kita dan maksiat yang membawa kita ke neraka, serta setan dibelenggu.

Dimaksudkan dengan membelenggu setan, ialah melemahkan kemampuan mereka untuk mengganggu dan memperdayakan manusia. 

Menurut Ibnu Khuzaimah, setan yang dimaksudkan di sini hanyalah setan yang terlalu jahat pekertinya. 

At Turabasyty, pensyarah Al Mashabih berkata " Makna membuka pintu langit, ialah menurunkan rahmat dan memberi taufik kepada taat sedang yang dimkasud dengan mengunci pintu neraka, ialah membersihkan din orang yang berpuasa dari kecemaran dan dosa. " 

Ath Thiby berkata: "Facdah dibukanya pintu langit, ialah menggerakkan para malaikat untuk memuji orang-orang yang berpuasa dan untuk menegaskan bahwa kedudukan ibadah puasa itu, sangat besar di sisi Allah." 

Dalam pada itu sebagian ulama memaknakan hadits ini secara lahiriah dan menetapkan bahwa setan yang dibelenggu di sini hanyalah setan yang kerjanya mengintai-intai apa yang diturunkan dari langit. 

Kesimpulan 

Hadits ini memberi pengertian bahwa bulan Ramadhan itu adalah bulan istimewa. 

  • Di dalamnya diturunkan rahmat dan diperintahkan kita mengerjakan pekerjaan yang membawa kepada kemampuan menghancurkan hawa nafsu yang angkara murka. 
  • Di dalam bulan ini dilemahkan kemampuan setan dalam upayanya menggoda dan memperdayakan para hamba.
  • Andaikata upaya-upaya mereka tidak dilemahkan, tentu akan sedikit sekali jumlah orang yang mampu berpuasa dengan sempurna.
Tulisan ini adalah kutipan dari Buku Mutiara Hadits Jilid 1, Yang ditulis Oleh Teungku Muhammad hasbi Ash Shiddieqy