Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Umat Yang Adil

Umat Yang Adil

KEADILAN adalah tuntutan akal syariah tak berlebihan dan tidak pula terlalu kaku , tak melampaui batas dan tidak mengurangi . Barangsiapa yang menginginkan kebahagiaan , maka hendaknya dia mampu mengendalikan emosinya , mengendalikan dorongan jiwanya . Hendaknya dia senantiasa adil , baik saat ridha atau sedang marah , saat gembira atau sedih . Sebab tindakan yang tidak fokus dan berlebihan dalam berinteraksi dengan berbagai peristiwa ia adalah sebuah kezhaliman bagi jiwa . Alangkah indahnya sikap moderat . Sebab syariah turun dengan neraca kebenaran , kehidupan berdiri di atas keadilan .


Orang yang paling letih dalam hidupnya adalah yang mengikuti secara total hawa nafsunya , menyerah pada emosi dan kecenderungannya . Sebab kala itulah kejadian kejadian yang menimpa dirinya menjadi terasa membengkak , semua sudut menjadi gulita , dalam hatinya bergejolak perang yang menghancurkan karena adanya kedengkian , adanya kebencian , dan rasa hasut . Sebab dia hidup dalam angan angan dan khayal . Sampai - sampai sebagian mereka membayangkan bahwa semua orang adalah musuhnya . Dia bahkan berpikir bahwa orang lain kini sedang merenda konspirasi menghadapi dirinya untuk menyingkirkannya . Perasaan waswasnya mendiktenya bahwa dunia sedang mengintai dirinya .

Oleh sebab itulah dia hidup di awan gelap karena adanya rasa takut , sedih dan gulana Sesungguhnya sikap gemetaran dan ketakutan berlebihan itu dilarang secara syara ' dan sangat murah nilainya . Ini biasanya tidak dilakukan kecuali oleh orang - orang yang celaka dan bangkrut moralnya dan orang yang tanggal semua prinsip - prinsip rabbaninya .

Dudukkan hatimu di atas kursinya , sebab kebanyakan yang kamu takutkan tidak pernah terjadi . Dan tindakan paling baik untuk anda sebelum terjadi apa yang anda khawatirkan hendaknya anda membayangkan suatu kemungkinan yang terburuk . Kemudian siapkan diri anda untuk menerima kemungkinan terburuk itu . Saat itulah anda selamat dari ramalan - amalan yang melampaui batas , yang hanya akan menyobek - nyobek kalbu sebelum terjadinya peristiwa

" Seakan - akan burung menggantungkankan kedua sayapnya
Ada dalam hatiku karena karena debaran hati . "

Wahai orang yang berakal dan waspada ! Berikan segala sesuatu sesuai dengan ukurannya , dan jangan perbesar peristiwa - peristiwa dan masalah kecil . Tetapi bersikap adil dan bersikaplah moderat , jangan melampaui batas . Janganlah kau pergi bersama dengan kegundahan semu dan fatamorgana yang menipu . Dengarkan neraca cinta dan kebencian yang disebutkan dalam hadits , " Cintailah orang yang kau cinta dengan tak berlebihan sebab bisa saja dia menjadi musuhmu di suatu saat nanti , dan bencilah musuhmu dengan tak berlebihan , sebab bisa saja dia akan menjadi orang yang kau cintai pada suatu saat nanti . Dalam ayat Al - Qur'an di disebutkan:


عسى الله أن يجعل بينكم وبين الذين عاديتم منهم مودة والله قدير والله غفور رحيم

" Mudah - mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang - orang yang kamu musuhi di antara mereka . Dan Allah adalah Mahakuasa dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ( Al - Mumtahanah : 1 )

Sesungguhnya sebagian besar dari perasaan takut dan berita - berita bohong itu tidak ada hakekatnya . Di masa lalu disebutkan :

" Kukatakan pada hatiku
Sesungguhnya melakukan lompatan padamu
Berupa kesedihan , lebih tenang
sebab kebanyakan rasa takut itu batil adanya

Sumber:

Buku "Hadaa'iq Dzatu Bahjah" yang di tulis oleh 'Aidh Abdullah Al-Qarni