Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Contoh Penerapan Open-Ended pada Operasi Himpunan

Contoh Penerapan Open-Ended pada Operasi Himpunan

Melalui pendekatan open-ended guru dapat mengarahkan siswa untuk memahami operasi - operasi himpunan diatas secara mandiri. Hal ini dapat dilakukan dengan pengajuan masalah hingga penarikan kesimpulan. Berikut peneliti uraikan contoh langkah – langkah pembelajarannya, yakni sebagai berikut:
  1. Pendekatan open-ended dimulai dengan memberi atau menghadapkan siswa pada masalah yang memungkinkan mereka menjawab dengan cara dan jawaban yang berbeda sesuai dengan kemampuan mereka. Pada operasi irisan dua himpunan misalnya guru dapat meminta masing – masing siswa untuk mengelompokkan anggota kelompok mereka berdasarkan kegemarannya. Misalnya guru memberi pilihan membaca dan olahraga, maka jawaban yang diperoleh siswa tentunya akan berbeda sesuai dengan kegemaran yang dimilki oleh anggota tiap kelompok.
  2. Peserta didik secara individual maupun kelompok melakukan beragam aktivitas untuk menjawab masalah yang diberikan tersebut.
  3. Guru memberikan waktu yang cukup kepada siswa untuk mengeksplorasi masalah tersebut.
  4. Peserta didik membuat rangkuman dari proses penemuan yang mereka lakukan, dimana penemuan jawaban tersebut tentunya bervariasi. Misalnya pada kelompok pertama ada dua orang yang gemar membaca, satu orang yang gemar olahraga dan satu orang yang tidak gemar keduanya. Sedangkan pada kelompok lain bisa saja hanya ada satu orang yang gemar membaca sementara yang lainnya gemar olahraga, atau bisa saja semua anggota kelompoknya gemar olahraga atau bahkan tidak menggemari keduanya.
  5. Guru membimbing siswa untuk diskusi kelas mengenai strategi dan pemecahan masalah serta penyimpulan materi dengan benar. Hal ini membawa siswa untuk memperoleh pengalaman belajar dan mendapatkan pemahaman tentang irisan himpunan dengan benar.

Contoh pengajuan masalah semacam ini akan membawa siswa untuk berpikir secara mandiri sesuai dengan kemampuan dan minat mereka masing – masing. Sehingga proses pembelajaran akan berlangsung secara aktif dan menyenangkan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan minat belajar siswa yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar yang akan diperoleh siswa.